Minggu, 05 Agustus 2012

Keliling Panti Asuhan 5 Agustus 2012

25 Panti Asuhan di Bandung Dapat Komputer Hibah  

TEMPO.CO, Jakarta - Perhimpunan Mahasiswa Bandung dan alumninya angkatan 1967, hari ini membagikan komputer kepada puluhan panti asuhan di SD Merdeka 5, Bandung. Sekitar 2000 anak yatim piatu dan pengasuhnya pun mendapatkan santunan. 

Menurut panitia acara, Prabu Ningrat, ada 25 panti asuhan yang diberi komputer dari 38 panti yang telah disaring. "Sebelumnya kami survei, ternyata banyak panti asuhan yang belum punya komputer. Kegiatan ini juga dalam rangka Hari Anak, 23 Juli lalu," ujarnya, Ahad, 5 Agustus 2012.
Pemberian komputer itu untuk meningkatkan kemampuan anak asuh dalam mengakses teknologi. Nantinya, para mahasiswa akan memberikan pelatihan komputer kepada anak-anak di panti asuhan masing-masing.
Salah seorang pengurus panti, Asep Dikdik Gunawan mengatakan, senang karena tempatnya dipilih sebagai penerima komputer gratis. Komputer baru itu menambah satu unit komputer milik pengurus yang dipinjamkan buat penghuni Panti Asuhan Al Amanah di daerah Batununggal.
Total anak asuh di tempat itu berjumlah 21 orang. Hanya khusus menampung anak laki-laki, usianya mulai dari balita hingga 18 tahun.
Menurut Asep, komputer yang ada bisanya dipakai bergantian untuk belajar, mengerjakan tugas sekolah, dan bermain game di hari libur. "Belum ada jalur Internetnya, paling pakai modem saja kalau perlu," katanya.



ANWAR SISWADI





PMB Bersama PRFM Santuni Anak Yatim Piatu
Minggu, 05/08/2012 - 16:08
BANDUNG, (PRLM).- Perhimpunan Mahasiswa Bandung (PMB) bekerja sama dengan PMB Angkatan 1967 dan 107.5 PRFM News Channel memberikan santunan kepada 2.000 anak yatim-piatu di 38 panti asuhan se-Bandung Raya. Selain itu, juga akan diserahkan 25 unit komputer kepada 25 panti asuhan.
"Dari 38 panti asuhan kami menilai ada 25 panti asuhan yang layak diberikan masing-masing satu unit komputer. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan anak asuh dalam mengakses teknologi. Penilaian kelayakan panti asuhan, kami lihat dari donatur yang ada sudah jelas serta bentuk bangunan dari panti asuhan itu," kata Ketua Panitia Muhamad Fauzi dalam acara seremoni di SD Merdeka, Jln. Merdeka, Bandung, Minggu (5/8).
Dia juga menambahkan kegiatan yang mengusung tema "Berbagi Bersama Anak Bangsa" itu memiliki tiga pilar utama yang mendasar. Pertama, Ramadhan sebagai bulan yang penuh rahmat, sekecil apapun sedekah akan menjadi amal ibadah yang mulia. Kedua, anak asuh di panti asuhan merupakan anak bangsa yang perlu diperhatikan terutama haknya sebagai anak bangsa yang perlu dibina oleh bangsa dan negara. Ketiga, PMB sebagai organisasi yang berada di tengah masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal senada juga dikemukakan oleh Ketua Angkatan PMB 1967 Mutia Farida, kegiatan rutin yang dilakukan selama empat tahun berturut-turut menjadi bukti implementasi dari asas kemasyarakatan yang dimiliki PMB. "Ini menjadi momentum yang sangat baik untuk anak-anak muda sehingga dapat menjadi pembelajaran untuk mereka dalam berbagi. Sekaligus dapat menumbuhkan semangat untuk anak yatim piatu untuk menjadi orang yang berhasil," katanya.
Koordinator program PRFM Aris Hermanysah berharap agar melalui kegiatan ini anak-anak panti asuhan dapat terpacu semangatnya menjadi orang yang sukses di kemudian hari. Menurutnya, banyak kisah nyata yang dapat menjadi potret keberhasilan anak-anak yang berasal dari panti asuhan. Selama mau terus berusaha dan berjuang.
"Saya juga berharap agar PMB dalam setiap kegiatannya dapat menjadi roda penggerak dan menjadi ujung tombak bagi Kota Bandung untuk menjadikan kota ini tempat yang aman dengan lingkungan yang nyaman untuk ditinggali," kata Aris
Setelah melakukan seremoni, para panitia menyebar ke enam wilayah di Kota Bandung yang dilakukan oleh enam kelompok. Wilayah-wilayah tersebut adalah wilayah Bjonegara dengan 5 panti, wilayah Cibeunying dengan 5 panti, Wilayah Karees dengan 8 panti, wilayah Tegal Lega dengan 9 panti, wilayah Ujung Berung dengan 7 panti dan wilayah Buah Batu dengan 4 panti. (A-208/A-147)***
http://www.pikiran-rakyat.com/node/198489?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

Senin, 16 Juli 2012

Minggu, 03 Juni 2012

Tantangan dan peluang perekonomi Indonesia tahun 2012

-----------------------------------------

Pemerataan di Indonesia Masalah Serius
Kamis, 28/06/2012 - 17:48 
 http://www.pikiran-rakyat.com/node/193988

JAKARTA, (PRLM).- Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, namun tidak diikuti oleh pemerataan. Akibatnya, saat ini banyak orang kaya sekali tetapi sebaliknya banyak juga masyarakat di bawah yang ekonominya tidak membaik.
"Pemerintah tidak bohong, memang pertumbuhan ekonomi kita positif. Income per kapita sudah naik di atas 3000 dolar AS. Tapi ekonomi masyarakat di bawah tidak banyak berubah. Pemerataan ini masalah serius," kata Siswono Yudohusodo, mantan menteri Perumahan Rakyat dan Menteri Transmigrasi, di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Kamis (28/6).
Ia mengatakan hal itu saat menjawab pertanyaan mahasiswa pada seminar bertema "Tantangan dan Peluang Perekonomian Nasional" yang diselenggarakan Perhimpunan Mahasiswa Bandung (PMB). Pembicara lainnya adalah ekonom Muslimin Nasution, mentan Menteri Keuangan Bambang Subianto, dan pengusaha Arifin Panigoro.

Siswono mengatakan, berbagai upaya harus dilakukan bangsa Indonesia, tidak hanya pemerintah, tetapi juga warga negara. Seperti dalam pemilikan aset bangsa yang dikuasai asing, sesungguhnya bisa dikembalikan pemilikannya menjadi milik nasional.
Dia memberi contoh perusahaan di Malaysia yang sudah dikuasai Inggris, akhirnya bisa kembali jadi milik Malaysia melalui oembelian saham. Demikian pula, pemilikan PT Karimun Granite, perusahaan yang memasok batu sebayak 70 persen ke Singapura, kini menjadi milik Indonesia melalui Usman Sapta Odang yang membeli saham tersebut.
Siswono juga menjawab pertanyaan tentang hasil survei yang menyebutkan Indonesia merupakan negara gagal. Survei The Fund for Peace (FFP) tentang Failed State Index (FSI) menempatkan Indonesia di posisi ke-63 dari 178 negara dalam indeks negara gagal.

Peringkat 178 negara gagal ini diurutkan berdasarkan 12 indikator, dan lebih dari 100 sub-indikator, termasuk isu-isu seperti pembangunan tidak merata, legitimasi negara, dan HAM.
Setiap indikator dinilai pada skala 1-10, berdasarkan analisis dari jutaan dokumen yang tersedia untuk publik, data kuantitatif lain, dan penilaian para analis.
Peringkat puncak ditempati Somalia dengan alasan pelanggaran hukum meluas, pemerintah tidak efektif, terorisme, pemberontakan, kejahatan, dan serangan aksi bajak laut terhadap kapal-kapal asing.
Menurut Siswono, Indonesia bukan negara gagal karena semua negara yang disurvei diurutkan berdasarkan potensinya. "Namun, Indonesia harus terus membangun, bekerja keras," ujarnya.
Seperti diketahui, dari 178 negara yang disurvei, Indonesia menduduki urutan 63. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia kalah dari Thailand (84), Vietnam (96), Malaysia (110), Brunei Darussalam (123), dan Singapura (157). Namun, Indonesia unggul dibandingkan Myanmar (21), Timor Leste (28), Kamboja (37), Laos (48), dan Filipina (56).
Sementara, Finlandia tetap dalam posisi terbaik, disusul Swedia dan Denmark.
Tiga negara ini dinilai baik dari indikator sosial dan ekonomi yang kuat, pelayanan publik yang sangat baik, serta menghormati hak asasi manusia dan supremasi hukum.

Dari kesimpulan seminar disebutkan bahwa dalam pertumbuhan ekonomi sebagai hasil pembangunan ekonomi, ternyata masih menjadi kesenjangan antara pedesaan dan perkotaan. Keterbatasan lapangan pekerjaan, pergeseran pemanfaatan dan pemilikan lahan, terbatasnya permodalan, serta rendahnya kualitas SDM.
Salah satu upaya untuk mengatasi hal itu adalah pendekatan pembangunan harus difokuskan kembali pada sektor pertanian dan pembangunan kawasan pertanian di pedesaan. (A-78/A-89)***



Diskusi 28 Juni 2012
=========

=================




Jumat, 27 April 2012

Judi Online di Internet



@ PR fm 107.5 news chanel, on air dialog & wawancara, ttg semakin pesatnya Judi online di Indonesia khususnya Bandung dipandu oleh Kang Toto (Penyiar) bersama perwakilan Psikologi (Unpad), BEM Rema UPI dan PMB (Perhimpunan Mahasiswa Bandung)
— di PR FM 107.5.

Hasil wawancara di PR fm, yangg di catat Ka.Bid Infokom Rangga esa Patih : 

PMB siap membantu dalam mensosialisasikan mengenai bahaya laten judi dan langkah preventif judi online di Indonesia terutama kota Bandung jika mmg dilibatkan.
Dalam pembicaraan antara ketua senat PMB dan Kapoltabes kota Bandung di radio PR FM 107,5 FM. Kapoltabes kota Bandung sangat berterima kasih atas apresiasi mahasiswa kota Bandung untuk turut membantu dalam memberantas judi online di indonesia. Dalam pembicaraan ketua senat PMB(Mahasiswa STHB),BEM UPI, Fakultas Psikologi Unpad di PR FM
"Elit2 negara ini yg harus di terapi untuk dapat memberantas judi online di indonesia karena pemerintah seolah2 menghalangi pemberantasan perjudian di indonesia,padahal secara undang2 sudah ada hukum yg mengatur kejahatan/penyalahgunaan IT". Perkembangan teknologi informasi dgn adanya internet, menimbulkan bentuk kejahatan baru dalam perjudian yaitu perjudian melalui internet."Dari KUHP , undang2, dan PP sudah jelas mengenai aturan ttg Judi. tapi ternyata untuk menjalankan semua peraturan perundang2an itu kita tidak melihat Pemerintah & kepolisian massive untuk memberantas judi. apalagi membicarakan tentang judi Online, Website2 judi sudah sangat marak di website2 contoh pada media sosial sering mengiklankan website2 judi tsbt. sangat sederhana untuk menutup atau memblock website tsb, Depkoinfo yg dikomandani Tiffatul Sembiring seharusnyaa bekerja untuk menutup/memblock web tsb. tp entah knp ini tidak dijalankan dengan sungguh2.

Pak Tiffatul bekerjalah dengan sungguh2 untuk menutup akses web judi ke indonesia, dan DPR-pemerintah termasuk POLRI agar maasive mensosialisasikan ttg bahaya laten Judi, kami PMB siap membantu Pemerintah, depkoinfo, dan POLRI untuk ikut mensosialisasikan di kota Bandung jika memang dilibatkan.
PMB siap membantu dalam mensosialisasikan mengenai bahaya laten judi dan langkah preventif judi online di Indonesia terutama kota Bandung.Dalam pembicaraan antara ketua senat PMB dan Kapoltabes kota Bandung di radio PR FM 107,5 FM.
Kapoltabes kota Bandung sangat berterima kasih atas apresiasi mahasiswa kota Bandung untuk turut membantu dalam memberantas judi dan judi online di indonesia.
Dalam pembicaraan ketua senat PMB di PRFM "Elit2 negara ini yg harus di terapi untuk dapat memberantas judi online di indonesia karena pemerintah seolah2 menghalangi pemberantasan perjudian di indonesia,padahal secara undang2 sudah ada hukum yg mengatur kejahatan/penyalahgunaan IT".

Muhammad Prabu Ningrat ketua senat PMB 2011-2012



Selasa, 27 Maret 2012

Pengobatan gratis April 2012




Penyuluhan Kesehatan Gigi 21 April 2012
---------




-----------------------------------




------------

----------------------------

Untung Wardoyo PMB 1994

Rabu, 07 Maret 2012

Revolusi Tanpa Darah ( Bachtiar Aly )

Revolusi Tanpa Darah

Sulit membayangkan suatu revolusi tanpa darah. Sejarah revolusi dunia, mulai dari Latin Amerika sampai Cina, tetap berjejak darah. Terlebih revolusi Arab Spring belakangan ini. Jenderal Charles De Gaule pernah berujar, revolusi mengorbankan anaknya sendiri. Revolusi, kata Winston Churchill, harus direduksi lewat diplomasi agar nyawa manusia bisa lebih selamat.
Amerika Latin mengenal empat musim. Namun, di sana juga ada musim yang sulit diprediksi: musim kudeta (coup d’etat). Rezim yang dicap otoriter, tak peduli derita rakyat, dan korup bersama kroninya, dapat digulingkan sewaktu-waktu.
Disebut revolusi bila mampu melakukan perubahan sosial dan budaya secara fundamental. Ruang lingkupnya dialektika, logika, dan romantika revolusi, seperti pemahaman sejarah, nilai, dan cita-cita yang diperjuangkan lewat berbagai instrumen demi kehidupan lebih baik dan bermartabat. Menjebol dan membangun, itu kata kuncinya. Alexis de Tocqueville mencermati, revolusi bisa saja terjadi simultan lewat kekerasan. Seperti revolusi politik yang bertujuan membentuk tatanan politik baru.
Revolusi mengorbankan harta dan nyawa yang tak terbilang. Tenggat waktunya ada yang segera, ada yang lama. Sebutlah revolusi industri di Inggris yang sangat lama tapi efeknya mendunia. Menurut T. S. Ashton, revolusi yang berlangsung gradual sejak 1760 hingga 1830, timbul lagi pada 1850, ini menjadi proses perubahan teknologi, sosio-ekonomi, dan kultur. Rentetan efeknya luar biasa hingga terbitnya Factory Act (1234) yang ikut mengatur hak anak di bawah umur.
Jatuhnya monarki absolut dan tuntutan restrukturisasi radikal Gereja Katolik oleh kaum demokrat yang didukung kaum republikan menandai era Revolusi Perancis (1789-1799). Napoleon Bonaparte ikut berkudeta, mengakhiri rezim lama dan melanjutkan revolusi.
Perancis mengalami berbagai sistem kekuasaan: monarki, kekaisaran, hingga republik. Penyebab revolusinya antara lain rakyat marah pada absolutisme kerajaan, hancurnya ekonomi, buruknya sandang pangan, menggunungnya utang negara, dan tak adilnya sistem pajak. Plus sentimen terhadap kaum bangsawan dan borjuis, serta intoleransi terhadap agama.
Puncaknya, 14 Juli 1789, rakyat menguasai penjara Bastille, membunuh gubernur De Launay berikut pengawalnya. Bastille jadi simbol kebencian. Apalagi para petani ikut memberontak. Akibatnya, di masyarakat tercipta ketakutan besar (la Grande Peur).
Berbeda dengannya, Revolusi Bolshevik 25 Oktober 1917 di Rusia dilancarkan kaum komunis pimpinan Lenin. Revolusi yang menggulingkan Alexander Kerensky, pemimpin nasionalis, ini menghasilkan Uni Soviet yang menggantikan sistem Tsar Rusia. Rezim terakhir, Tsar Nikolas II, diturunkan dari tahtanya karena tidak cakap memerintah dan kehilangan legitimasi. Revolusi Oktober ini juga diramaikan “Kornilov Affair”, suasana perang Rusia versus Jerman. Kehidupan kaum pekerja dan tentaranya sangat sengsara.
Sementara Revolusi Kebudayaan (Wénhuà Dàgéming) sangat membekas getirnya di kalangan rakyat Cina. Inspiratornya, Mao Zedong. Revolusi ini terjadi sejak 1966 hingga 1976 dengan Pengawal Merahnya. Inilah puncak perseteruan Mao versus Liu Shaoqi (presiden saat itu yang dituduh “kanan” serta mendukung intelektualisme dan kapitalisme).
Lain lagi dengan Revolusi Iran yang mengubah Iran dari monarki konservatif ala Shah Mohammad Reza Pahlevi, menjadi Republik Islam di bawah pemimpin spiritual dan revolusi Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini. Revolusi ini berlangsung Januari 1978 hingga Desember 1979. Dari pengasingan di Paris, sang pembebas Khomeini menyusun kekuatan. Kaset agitasi bernuansa Islam diselundupkan ke seantero negeri. Para kader intelektual disiapkan. Rakyat terpikat, siap ber-revolusi.
Khomeini come back ke Teheran, Reza Pahlevi hengkang ke Kairo, Mesir, pada Januari 1979 untuk hidup di pengasingan sampai ajal menjemput. Warisannya berupa penguasa otoriter, brutal, korup, dan bikin rakyat sengsara.
Tapi jangan lupa, revolusi Indonesia tak kalah heroik dan menarik. Terjadi perang gerilya dan kekuatan militer yang dikombinasi jurus diplomasi. Perjuangan rakyat semesta berbambu runcing mampu mengusir kaum imperialis dan kolonial dari bumi pertiwi.
Indonesia terbangun dari nasib sepenanggungan anak negeri. Bersendi Pancasila dan UUD 1945, Indonesia sudah makan asam garam revolusi, juga reformasi. Kini, agar tak lagi jatuh korban dan berdarah-darah, lakukanlah “revolusi tanpa darah” alias “restorasi”!
Oleh: Prof. Dr. Bachtiar Aly , MA Guru Besar FISIP Universitas Indonesia Foto: Fendi Siregar
** PMB angkatan 1969

http://www.prioritasnews.com/2012/02/20/revolusi-tanpa-darah/

Senin, 20 Februari 2012

65 tahun PMB (1948 - 2012)

Minggu, 25 Maret 2012

SMAN 16 Bandung Juara PMB Cup

PAJAJARAN,(GM)-
Tim futsal putra SMAN 16 Bandung berhasil menjadi juara Turnamen Futsal PMB Cup 2012 setelah dalam final menundukkan SMAN 1 Cimahi dengan skor 5-1 di GOR Pajajaran Bandung, Sabtu (24/3). Sementara posisi ketiga diraih SMAN 18 Bandung yang mengalahkan SMKN 9 Bandung dengan skor 7-3.

Partai puncak memang berlangsung menarik dalam tempo cepat. Pada babak pertama, SMAN 16 tampil penuh percaya diri dan mencetak gol terlebih dahulu lewat tendangan sang kapten Aziz di menit pertama. Tiga menit kemudian, Aziz kembali mengoyak jala gawang SMAN 1 melalui serangan balik.

SMAN 1 yang terus diserang berusaha keluar dari tekanan. Umpan-umpan panjang ke depan gawang dilakukan SMAN 1 untuk menghindari tekanan. Namun strategi tersebut dapat dibaca para pemain SMAN 16. Bahkan di menit ke-8, Aziz menciptakan hattrick ketika sukses memperdayai kiper SMAN 1 Cimahi, Alip. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 3-0 untuk keunggulan SMAN 16.

Memasuki babak kedua, anak-anak SMAN 1 mencoba bangkit. Tim yang dimotori Dhani ini memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol, salah satunya melalui Fauzi. Namun tendangannya masih terlalu lemah sehingga dapat ditangkap penjaga gawang SMAN 16, Kikin.

Melihat pemain SMAN 1 mulai tampil trengginas, anak-anak SMAN 16 tidak tinggal diam. Mereka pun bertubi-tubi mendobrak pertahanan SMAN 1. Usaha SMAN 16 tidak sia-sia, setelah Nandang berhasil memperlebar jarak menjadi 4-0 dengan memanfaatkan bola liar di depan gawang SMAN 1.

Pertengahan babak kedua, permainan SMAN 16 sedikit mengalami penurunan. Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak SMAN 1 hingga Mujahid berhasil menceploskan gol ke gawang SMAN 16 dan skor berubah menjadi 4-1.

Dua menit menjelang akhir pertandingan, SMAN 16 kembali mencetak gol lewat tendangan keras Sambas. Hingga babak kedua selesai, keunggulan 5-1 SMAN 16 tetap bertahan.

PERGURUAN TINGGI :

1. ARSITEKTUR ITB
2. POLITEKNIK LPKIA
3. IMAKSI - UPI
4. PIIT FC - UNISBA
5. STKIP PASUNDAN
6. FISIP - UNPAD
7. STIKES IMMANUEL
8. UPI - MERAH
9. IF - UIN
10. UPI - HITAM
11. IM TELKOM
12. IT TELKOM
13. BLACK PEACE - POLTEK TEDC
14. RANGE - POLTEK TEDC
15. POLTEK PRAKTISI A
16. POLTEK PRAKTISI B
17. HUKUM UNISBA FC A
18. HUKUM UNISBA FC B
19. STHB
20. KENKO - MARANATA
21. MAGNETIK - MARANATA
22. UNPAR
23. PORTLAND - MARANATA
24. POLTEKPOS
25. ONCOL UPI
26. FBEB UPI
27. STBA FC
28. INABA FC
29. HIMAS UNIKOM
30. UNIKOM FC
31. POLTEK PIKSI GANESHA
32. SFFC UNPAS
33. SIPIL UPI A
34. SIPIL UPI B
35. UNPAS PUTRA NUSANTARA
36. HMI KOMHUK UNPAS
37. UNIV. KEBANGSAAN
37. UNIKOM FC
38. PS - ITB
39. ARSITEKTUR -UPI
40. UPI MERAH

Tingkat Universitas :
1. Universitas MARANATHA ( MAGNETIK )
2. PS ITB
3. Universitas Kebangsaan


PESERTA KATEGORI SMA DIIKUTI OLEH 22 SMU/ SMK

1. SMAN 16
2. SMAN 5 - DESTROYER A
3. SMAN 5 - DESTROYER B
4. SMAN 18
5. SMAN 1 CIMAHI
6. MAN 2 BDG
7. DARUL HIKAM
8. SMK SHANDY PUTRA
9. SMA PASUNDAN 3
10. SMA YWKA A
11. SMA YWKA B
12. SMAN 4 CIMAHI A
13. SMAN 4 CIMAHI B
14. SMKN 1 CIMAHI
15. SMAN 1 PARONGPONG
16. SMKN 9 A
17. SMKN 9 B
18. SMAN 14
19. SMKN 4 CIMAHI
20. SMU BPI 2
21. SMK PGII UT
22. SMA PURAGABAYA

Tingkat SMA :
1. SMAN 16 Bandung
2. SMAN 1 Cimahi
3. SMAN 18 Bandung

17 Maret 2012, Malam Hikmat
17 Maret 2012, Malam Hikmat
Web PMB, 17 Maret 2012
Perhimpunan Mahasiswa Bandung ( PMB )
mengadakan Turnamen Futsal PMB CUP 2012 antar Universitas dan SMA/SMK seBandung Raya.
Memperubutkan PIALA WALIKOTA dan DISPORA KOTA BANDUNG
Bertempat di Gor Pajajaran,
untk info dan pendaftaran di sekertariat Pmb Jl merdeka no 7 bdg dpn hotel panghegar.
Cp : faozi azam +6287823514566